Berbagi Informasi

Yang Menderita Akibat Harga Minyak Turun Di Tahun 2016

efek harga minyak 2016

Kalau melihat harga minyak dunia dalam beberapa minggu terakhir tentu lumayan membuat hati gembira dan sedikit sejuk. Kok sejuk? Ya gimana ga sejuk dalam sebulan terakhir harga minyak bisa bertahan rata-rata di angka 50-an USD/barrel. Harga dititik ini lebih baik di banding dengan beberapa bulan ke belakang yang biasanya rata-rata di bawah 50 USD/barrel.

Di sepanjang tahun 2016 harga minyak dunia membuat industri migas berada dalam posisi yang sulit. Harga minyak yang tadinya sekitar 100 USD/barrel tiba-tiba anjlok turun drastis menjadi 40 USD/barrel, 30 USD/barrel atau ke angka yang paling ga diinginkan. Banyak pihak yang terkena imbas dari turunnya harga minyak ini. Mari kita lihat satu persatu siapa saja yang terkena dan kamu ada dipihak yang mana :-)



1. Perusahaan Migas (K3S)

Perusahaan migas, sebagai perusahaan operator yang melakukan eksplorasi dan eksploitasi lapangan migas tentu menjadi salah satu pihak yang paling merasakan efek dari drop-nya harga minyak ini. Bayangkan kamu seorang penjual nasi goreng dengan harga 10rb per bungkus tiba-tiba karena ada satu dan lain hal maka kamu harus menjual nasi goreng tersebut dengan harga 5rb. Bagaimana perasaanmu? Sebagai pemilik saham perusahaan, para petinggi dalam suatu perusahaan tentu harus melakukan sesuatu agar perusahaannya tetap jalan. Di dalam pikiran mereka harus ada langkah-langkah yang diambil agar bisnis ini tetap bisa dijalankan dan menguntungkan walaupun tidak sebanyak yang dulu. Efisiensi cost, pekerjaan dan karyawan tentu langkah mutlak yang harus dilakukan termasuk organisasi harus dibuat seefisien mungkin.

2. Perusahaan Services Migas

Perusahaan yang berkecimpung di bidang services migas atau yang biasa disebut oil service company merupakan perusahaan yang bekerja sama dengan perusahaan migas dalam proses eksplorasi dan eksploitasi. Karena adanya efisiensi dari perusahaan migas maka perusahaan service terkena imbasnya. Efisiensi yang dilakukan mengakibatkan adanya beberapa aktifitas atau proyek yang tidak bisa dijalankan. Aktifitas yang paling berpengaruh yaitu pengeboran sumur. Tanpa adanya pengeboran sumur maka segala aktifitas looping dalam pengeboran sumur menjadi tidak ada. Hal ini menyebabkan setiap perusahaan harus melakukan efisiensi baik dari segi cost karyawan, pekerjaan maupun organisasi.

3. Karyawan Migas

Pihak yang juga merasakan dari anjloknya harga minyak ini yaitu karyawan, baik yang bekerja di perusahaan migas maupun di perusahaan services migas. Karyawan menjadi bertanya-tanya bagaimana nanti perusahaan kita, apakah ada PHK, apakah ada penurunan gaji, dan seribu satu pertanyaan lainnya.

Bagi karyawan yang bekerja di perusahaan migas tentu masih sedikit aman dari segi PHK, karena proses PHK bisa dilakukan jika SKKMigas telah menyetujui. Ini untuk karyawan permanen, sedangkan untuk karyawan kontrak nasibnya lebih tragis lagi yaitu harus siap menerima nasib putus kontrak kapanpun.

Untuk karyawan yang bekerja di perusahaan services migas jelas tidak aman. Proses PHK tidak perlu melalui persetujuan SKKMigas sehingga kapan pun karyawan harus siap dipulangkan. Walaupun demikian tetap ada karyawan yang dipertahankan perusahaan, ini biasanya untuk orang-orang yang dianggap memberikan nilai bagi perusahaan.

4. Mahasiswa

Halo Mahasiswa! Apa Kabar? :-)
Nah yang ini nih para generasi muda yang dibuat pusing dengan harga minyak yang anjlok. Dengan turunnya harga minyak dan efisiensi perusahaan para mahasiswa ini bertanya-tanya; bagaimana nanti kalau saya lulus kuliah, saya bakal cari kerja di mana, ada ga ya perusahaan migas yang menerima lulusan baru; dan berbagai macam pertanyaan lainnya. Mahasiswa yang paling merasakan dari turunnya harga minyak ini yaitu para mahasiswa tingkat akhir di jurusan yang berkaitan dengan migas seperti Teknik Perminyakan, Geologi/Teknik Geologi, Geofisika/Teknik Geofisika. Demikianlah sekelumit catatan singkat tentang pihak-pihak penderita yang merasakan dari anjloknya harga minyak. Mari kita berdoa bersama-sama semoga harga minyak bisa kembali normal seperti saat sebelum anjlok :-)

No comments:

Post a Comment