Berbagi Informasi

Kita Bicara Yang Indah-Indah Saja

Kita bicara yang indah-indah saja

Akhir-akhir ini entah sudah berapa kali kita mendengar atau melihat di media sosial dengan gampangnya seseorang mengeluarkan kata-kata yang kurang pantas. Kita dikejutkan dengan begitu mudahnya orang berbicara tanpa memikirkan apakah kata-katanya itu menyinggung orang lain atau tidak. Orang dengan mudahnya mengeluarkan kalimat tanpa memikirkan apakah kata-katanya itu menyinggung suatu suku atau agama.

Begitu susah ya menjaga lidah ini? Sampai-sampai kalimat atau kata-kata buruk dengan lancar meluncur keluar dari mulut ini. Apakah memang susah menjaga lidah? Sampai-sampai telinga yang mendengarnya begitu panas dan gerah. Jika tidak bisa berbicara yang baik maka lebih baik diam. Itulah yang diajarkan dalam agama Islam. Ada banyak ayat dan hadist tentang ini tapi kita tidak akan membahas secara detail semuanya. Satu ayat dan hadist mungkin sudah cukup sebagai pengingat.

Al Qur'an Surat Al Israa' Ayat 53:
Dan katakanlah kepada hamba-hambaKu: "Hendaklah mereka mengucapkan perkataan dengan lebih baik (benar). Sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan diantara mereka. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia".

Selain ayat Al Quran di atas, perintah berkata yang baik juga di tegaskan dengan hadist Nabi Muhammad SAW, yang salah satunya yaitu:
Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya dia berkata yang baik atau diam. (HR Bukhari dan Muslim).

Dari salah satu ayat di atas sepertinya jelas bahwa sebagai seorang manusia hendaknya mengucapkan perkataan yang baik. Bila ada seseorang mengucapkan kata-kata yang kurang baik maka siap-siap setan akan menyusup dan menimbulkan perselisihan diantara manusia. Dalam hadist di atas juga dipertegas bahwa sebagai orang yang beriman hendaknya kita berkata atau mengucapkan sesuatu yang baik. Jika kita tidak mampu atau tidak bisa mengucapkan sesuatu yang baik maka lebih baik diam.

Lidah memang tak bertulang. Walaupun demikian lidah sebenarnya sangat tajam dan merupakan senjata yang bisa membunuh orang lain bahkan juga bisa membunuh diri sendiri. Berhati-hatilah menggunakan lidah. Berkata-kata yang baik bisa mendatangkan manfaat bagi diri kita dan juga bagi orang lain. Apa susahnya kita berbicara yang baik. Mari hilangkan kebiasaan berbicara yang buruk. Akan lebih baik jika kita bicara yang indah-indah saja.

No comments:

Post a Comment