Berbagi Informasi

Seandainya Marquez Tidak Crash di Argentina

Sejatinya Marquez adalah calon kuat pemenang di seri motoGp Argentina, 10 April kemarin. Dari latihan bebas satu, dua, tiga, dan empat Marquez selalu mendapat hasil yang maksimal. Sebelum kita membahas tentang jatuhnya Marquez di motoGP Argentina mari kita lihat hasil - hasil yang diperoleh dia saat sesi latihan bebas.

Latihan bebas satu (FP 1), Marquez posisi 11.
Latihan bebas dua (FP 2), Marquez posisi 2.
Latihan bebas tiga (FP 3), Marquez posisi 5.
Latihan bebas empat (FP 4), Marquez posisi 1.

Keterangan: FP merupakan singkatan dari free practice, dalam bahasa Indonesia berarti latihan bebas.

Dari data hasil latihan bebas yang diperoleh Marquez di atas terlihat bahwa secara statistik dia mempunyai potensi untuk bertarung di barisan depan, bahkan bisa memenangi balapan. Hal ini semakin dipertegas saat sesi kualifikasi motoGP Argentina. Pada kualifikasi tersebut Marquez mendapat hasil yang maksimal yaitu posisi 1.

Di saat Marquez mendapatkan hasil kualifikasi yang begitu memuaskan, justru rival - rivalnya mendapat hasil yang kurang bagus. Vinales mendapat hasil kualifikasi di posisi 6, sedangkan Rossi justru lebih buruk lagi yaitu ada di posisi 7. Yang menarik adalah posisi 2, 3, 4 dan 5 hasil kualifikasi didapatkan oleh Karel Abraham, Cal Crutchlow, Danilo Petrucci dan Dani Pedrosa. Yang mana Dani Pedrosa merupakan rekan setim Marquez di Repsol Honda.

Dari data-data di atas kita bisa melihat bahwa Marquez sangat jelas diunggulkan untuk memenangkan seri motoGP Argentina. Mengingat Vinales dan Rossi akan memulai balapan dari posisi 6 dan 7, maka Marquez diprediksi akan melenggang mulus meninggalkan lawan-lawannya. Tapi prediksi ini hanya bertahan beberapa lap saja sebelum Marquez mengalami crash.

Marquez MotoGP Argentina
Marquez saat di starting grid. Foto:motogp.com
Saat balapan dimulai, Marquez langsung memimpin barisan depan. Setelah selesai lap pertama Marquez mulai menjauh dari para pembalap lain yang ada di belakangnya. Pada lap kedua jarak Marquez dengan pembalap di belakang semakin terbuka lebar. Puncaknya saat lap ketiga, jarak Marquez dengan Vinales yang ada di posisi dua hampir mendekati dua detik.

Tapi sayang beribu sayang. Setelah selesai lap ketiga dan memasuki lap ke empat Marquez mengalami crash pada tikungan yang sebenarnya tidak terlalu tajam. Persoalan ban lagi-lagi dialami Marquez sama seperti saat seri di Losail Qatar. Pada balapan di Argentina ini Marquez mengunakan ban keras dan terlalu mem-push motor terlalu keras di awal-awal. Akhirnya ban keras yang belum terlalu mempunyai grip bagus di awal balapan menjadi gampang keselip dengan aspal saat menikung.

Pertarungan sengit yang dinanti-nantikan oleh penggemar motoGP akhirnya menjadi tidak terlihat pada motoGP Argentina ini. Seandainya Marquez tidak jatuh kemungkinan besar kita akan menyaksikan pertarungan yang sangat seru antara dia dengan Vinales. Dua pembalap muda masa depan motoGP tentunya akan menyajikan pertarungan yang mengasikkan untuk hiburan motoGP. Semoga kita bisa melihat pertarungan keduanya di seri Austin 24 April nanti.

No comments:

Post a Comment