Berbagi Informasi

Menanti Pembuktian Lukaku di MU

Beberapa hari belakangan beredar berita tentang transfer Lukaku ke MU. Pada awalnya MU mengincar beberapa nama untuk mengisi lini depan mereka. Tetapi dalam seminggu terakhir justru Lukaku yang semakin dekat dengan kepindahannya ke MU. Ibrahimovic sebagai penyerang utama MU musim lalu mengalami cedera dan berpotensi memakan waktu yang cukup lama untuk proses penyembuhannya. Atas alasan inilah kemudian MU gencar mencari pemain baru untuk mengisi posisi penyerang mereka.

Sebelum isu transfer Lukaku mencuat ke media, ada beberapa nama yang sudah diincar oleh MU. Nama-nama seperti Morata, Ronaldo, dan beberapa nama penyerang lainnya sudah dikaitkan dengan MU. Isu pengembalian Ronaldo ke Old Trafford bahkan disebut-sebut bisa memecahkan rekor transfer klub setelah pada musim lalu MU memecahkan rekor transfer dengan membeli Paul Pogba.

Berbicara tentang transfer pemain, Poga sebenarnya merupakan mantan pemain MU yang dilepas ke Juventus dengan fee yang sangat kecil bahkan cenderung gratis dan kemudian dibeli kembali pada tahun 2016 dengan harga yang sangat fantastik. Sepertinya Mourinho akan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh MU musim lalu.

Jika pada tahun 2016 lalu MU membeli kembali pemain buangannya (Paul Pogba) maka pada tahun ini Mourinho akan membeli pemain buangannya pada saat melatih Chelsea yaitu Romelu Lukaku. Pada saat melatih Chelsea Mourinho sempat bekerja dengan Lukaku tetapi tidak menjadi pilihan utama. Bahkan Lukaku dipinjam ke klub lain dan akhirnya di jual ke Everton pada tahun 2014.

Menanti Pembuktian Lukaku di MU
Romelu Lukaku dalam seragam Belgia, Foto: Twitter/MUFC

Pertanyaannya adalah apakah Lukaku bisa menjadi jawaban lini depan MU? Untuk kesebelasan papan tengah seperti Everton, Lukaku sudah terbukti bisa menjadi andalan tetapi bagaimana dengan tim besar seperti MU. Gaya bermain MU dan Everton dalam membangun serangan tidaklah sama. MU lebih condong membangun serangan pelan-pelan dari belakang sedangkan Everton lebih direct ketimbang MU.

Everton lebih mengandalkan serangan balik dan mengirim umpan ke depan langsung dengan target utama yaitu Lukaku. Dengan gaya menyerang seperti ini Lukaku banyak mencetak gol. Kemampuan dirinya menahan bola dan berduel dengan bek-bek lawan saat serangan balik sangat bagus. Tapi bagaimana bila pola serangannya bermula dari belakang dengan ball position seperti yang diperagakan oleh MU.

Walaupun sudah bermain di premier league dalam beberapa tahun terakhir, Lukaku masih perlu membuktikan diri bahwa dirinya bisa juga mencetak gol dengan pola serangan tim yang mengandalkan penguasaan bola seperti MU. Menarik untuk melihat bagaimana pembuktian Lukaku saat bermain di MU musim depan.

Bila musim depan Lukaku mampu mencetak gol dalam tiga pertandingan pertamanya bersama MU maka kemungkinan besar dirinya akan bisa sukses bersama The Red Devil. Tetapi bila dalam tiga pertandingan awal premier league Lukaku belum bisa mencetak gol maka ini akan menjadi bumerang bagi dirinya. Tekanan besar akan menghampirinya karena ekspektasi dari manajemen serta para fans MU sangat besar mengingat harga besar yang telah dikeluarkan untuk membawanya ke Old Trafford.

No comments:

Post a Comment