Berbagi Informasi

Mengenal BPJS

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS adalah badan hukum yang didirikan pada tahun 2011 melalui UU No.24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Call Center BPJS Ketenagakerjaan. Gambar: Twitter/BPJSTK

BPJS secara garis besar terbagi atas dua yaitu (1) BPJS Ketenagakerjaan dan (2) BPJS Kesehatan. BPJS Ketenagakerjaan merupakan perubahan dari Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja) sedangkan BPJS Kesehatan merupakan perubahan dari Askes (Asuransi Kesehatan).

BPJS Ketenagakerjaan merupakan badan hukum yang menyelenggarakan jaminan sosial tenaga kerja seperti JHT (Jaminan Hari Tua), Jaminan Pensiun, JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja), JKM (Jaminan Kematian). Jaminan Pensiun merupakan program BPJS Ketenagakerjaan yang tambahkan pada BPJS per 1 Juli 2015.

Sayarat untuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan yaitu harus menjadi karyawan atau bekerja di salah satu perusahaan, kemudian setiap karyawan akan didaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan melalui perusahaan masing-masing.

Bila sudah terdaftar maka karyawan akan mendapat kartu BPJS Ketenagakerjaan berupa kartu BPJS JHT dan kartu BPJS Jaminan Pensiun.


BPJS Kesehatan adalah badan hukum yang menyelenggarakan program jaminan kesehatan bagi peserta BPJS. Dengan menggunakan BPJS Kesehatan maka anggota atau peserta nya dapat berobat di rumah sakit manapun yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Keanggotaan BPJS Kesehatan bisa untuk karyawan dan non karyawan. Karyawan akan didaftarkan oleh perusahaan tempatnya bekerja sedangkan non karyawan akan mendaftar secara mandiri (sendiri).

Fungsi BPJS kesehatan untuk karyawan dan non karyawan adalah sama. Perbedaannya hanyalah dari sumber dananya. Untuk karyawan pembayaran tiap bulan akan dilakukan melalui perusahaan tempat bekerja sedangkan non karyawan pembayarannya dilakukan secara pribadi menggunakan uang sendiri.

No comments:

Post a Comment