Berbagi Informasi

Tips Mencairkan Dana JHT BPJS

JHT atau Jaminan Hari Tua merupakan salah satu program BPJS Ketenagakerjaan yang diperuntukkan bagi setiap karyawan.

Dana BPJS yang kita simpan dalam program JHT dapat dicairkan. Walaupun demikian pencairan ini tidak bebas seperti halnya menarik uang di ATM atau rekening tabungan.

Dana JHT bisa dicairkan bila seorang karyawan telah berhenti bekerja. Walaupun karyawan telah berhenti bekerja, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar bisa mencairkan dana JHT.

Sumber Gambar: Twitter/BPJS Ketenagakerjaan

Secara terperinci berikut ketentuan, syarat dan tips dalam melakukan pencairan (klaim) dana JHT BPJS.

1. Dana JHT BPJS bisa dicairkan bila karyawan telah berhenti minimal satu bulan.
2. Pencairan JHT bisa dilakukan kantor cabang manapun yang terdekat dengan domisili saat ini.
3. Menyiapkan dokumen (fotokopi dan asli); KK, KTP, Kartu Peserta, Paklaring, dan Surat Disnaker.
4. Menyiapkan nomor rekening bank.
5. Datang ke kantor BPJS pada waktu pagi untuk menghindari antrian panjang.
6. Usahakan bertanya kepada petugas bila ada yang tidak dimengerti saat berada di kantor BPJS.

Surat disnaker adalah surat yang diberikan dari perusahaan jika peserta BPJS mengundurkan diri di atas 1 September 2015 dan seterusnya.

Bagi yang tidak mendapatkan surat Disnaker maka harus mengkonfirmasi kepada perusahaan untuk dibuatkan surat Disnaker sebagai syarat klaim JHT.

Klaim dana JHT bisa dilakukan secara manual dengan mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan dan secara online atau eklaim melalui internet.

Demikian beberapa tips dan ketentuan dalam melakukan klaim atau pencairan dana JHT BPJS.

No comments:

Post a Comment