Berbagi Informasi

Bayar Utangmu Secepat Mungkin


Meminjam uang bagi sebagian besar masyarakat masih dianggap sebagai cara yang paling cepat untuk mendapatkan atau membayar sesuatu. Apakah untuk keperluan yang mendesak atau hanya untuk mendapatkan kesenangan semata.

Berutang kepada teman dengan nilai puluhan ribu masih dianggap sebagai pinjaman yang biasa. Tapi jika kita meminjam uang dengan nilai di atas ratusan ribu hingga jutaan maka wajib hukumnya untuk berhati-hati.

Meminjam uang dengan jumlah kecil atau besar dalam agama tetap harus dibayar, sebesar apapun itu. Tapi jika kita berutang dengan jumlah ratusan ribu hingga jutaan selain harus berusaha membayarnya juga ada etika yang harus selalu diingat.

Pada saat anda meminjam uang dari orang lain maka ketahuilah sebenarnya bahwa orang tersebut mempunyai kebutuhan seperti halnya anda tetapi belum saat itu.

Orang tersebut lebih mengutamakan anda karena pengharapan anda saat meminjam dengan muka memelas dan seribu satu alasan yang keluar dari mulut anda.


Disaat anda sudah berhasil meminjam uang dari orang lain maka segera tulis di dinding kamar anda, di lemari anda, di meja anda, di cermin anda atau di manapun jumlah uang yang anda pinjam tersebut.

Semuanya agar anda ingat bahwa anda punya utang. Ada banyak sekali orang yang lupa membayar utang karena lupa bahwa dirinya pernah berutang kepada orang lain.

Di saat anda sudah membawa pinjaman uang maka hal yang harus anda pikirkan selanjutnya adalah membayar utang tersebut secepat mungkin, berapa pun jumlahnya.

Jangan pernah anda beranggapan bahwa orang lain belum membutuhkan uang tersebut secepatnya. STOP berpikir seperti ini.

Anda tidak pernah tahu apa yang orang lain butuhkan. Jangan pernah berpura-pura lupa terhadap utang tersebut dan berharap orang tersebut lupa dengan utang anda.


Ketahuilah, tidak ada orang yang pernah lupa dengan utang anda. Mereka hanya merasa sungkan untuk menagih kepada anda.

Satu yang perlu anda ingat. Utang sebesar apapun jumlahnya jika anda tidak membayarnya maka tetap akan di bawa mati hingga hari perhitungan di akhirat nanti.

Walaupun orang tersebut mungkin sudah mengikhlaskan pinjaman tersebut tapi secara hukum agama anda tetap harus membayar utang tersebut di akhirat nanti, melalui penukaran pahala.

Jadi, bayar utang anda secepat mungkin yang anda bisa. Jangan menunggu terlalu lama. Karena semakin lama maka semakin anda asyik dan lupa dengan utang-utang anda.

No comments:

Post a Comment