Sharing The Information

Pahala Melayat dan Mengantar Jenazah Hingga Dikebumikan

 
Saat mendengar ada seorang keluarga, saudara, kerabat atau orang lain yang meninggal maka sebagai seorang muslim kita harus mengunjungi atau melayat ke tempat yang berduka tersebut.

Salah satu tujuan melayat ke tempat orang yang meninggal antara lain agar meringankan beban keluarga dari orang yang meninggal tersebut. Selain itu agar orang yang ditinggalkan tidak terlalu larut dalam kesedihan karena terlalu bersedih apalagi meratap dalam kedukaan sangat dilarang dalam agama islam.

Dalam Islam, melayat ke tempat kedukaan ternyata mempunyai keutamaan dan pahala tersendiri. Selain melayat, menshalati dan mengantar jenazah sampai dikebumikan di kuburan juga mempunyai pahala.

Pahala melayat, menshalati dan mengantar dijelaskan dalam hadist sebagai berikut.

Hadist Abu Hurairah RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang melayat jenazah hingga menshalatinya, ia mendapatkan pahala satu qirath, dan barang siapa yang melayat jenazah hingga dikebumikan di kubur, ia mendapat pahala dua qirath.” Ditanyakan, ”Berapa itu dua qirath?” Beliau bersabda, “Seperti dua gunung yang besar”.

Di riwayatkan oleh Al Bukhari, Kitab Jenazah-jenazah (XXIII), Bab Orang yang menunggu sampai jenazah dikebumikan (58).

Dari hadist di atas terlihat bahwa jika melayat dan menshalati jenazah maka kita akan mendapat pahala satu qirath. Sedangkan bila melayat hingga dikebumikan maka kita akan mendapat pahala dua qirath.

Semoga informasi ini menambah pengetahuan kita tentang keutamaan melayat, menshalatkan dan mengantar jenazah hingga dikebumikan.

No comments:

Post a Comment